Legenda Lembu Suro

  Legenda Lembu Suro



Kisah pertama ini merupakan legenda Gunung Kelud yang paling populer, terutama di sekitar masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Legenda  Lembu Suro ini menceritakan tentang penghianatan kisah cinta yang terjadi antara dua insan.

Kisah ini berawal dari sayembara yang diadakan oleh Raja Brawijaya untuk menikahi putri cantiknya yang bernama Dyah Ayu Pusparani. Sayembara tersebut kemudian dimenangkan oleh manusia berkepala kerbau bernama Lembu Suro.

Namun sang putri tidak ingin menikahi Lembu Suro sehingga membuat syarat berharap pernikahan akan gagal. Sang putri menyuruh Lembu Suro untuk membuat sumur hanya dalam waktu satu malam dan disanggupi oleh Lembu Suro. Namun yang terjadi justru sebaliknya, sang putri kerajaan justru menyuruh prajurit kerajaan untuk menimbun Lembu Suro di dalam sumur yang ia gali.

Sebelum tertimbun sepenuhnya, Lembu Suro yang murka membuat sumpah yang berisi “Orang-orang Kediri suatu saat pasti akan mendapat balasanku. Kediri akan menjadi sungai, Blitar akan menjadi daratan dan Tulunggagung jadi daerah perairan dalam”. Kemurkaan Lembu Suro dikaitkan dengan letusan Gunung Kelud